Sejarah Nusantara
Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Langsung ke: navigasi, cari
Istilah Sejarah Nusantara dalam tulisan ini dimaknai sebagai catatan mengenai rangkaian peristiwa yang terjadi di Kepulauan Indonesia sebelum berdirinya Republik Indonesia.
Artikel ini bagian dari seri
Sejarah Indonesia
Sejarah Nusantara
Pra-Kolonial (sebelum 1602)
Pra-sejarah
Kerajaan Hindu-Buddha
Kerajaan Islam
Zaman kolonial (1602–1945)
Era Portugis
Era VOC
Era Belanda
Era Jepang (1942-1945)
Sejarah Republik Indonesia
Proklamasi (17 Agustus 1945)
Masa Transisi
Era Orde Lama
Demokrasi Terpimpin
Operasi Trikora (1960-1962)
Konfrontasi Indo-Malaya (1962–1965)
Gerakan 30 September 1965
Era Orde Baru
Gerakan Mahasiswa 1998
Era Reformasi
Tsunami di Aceh-Nias 2004
[Sunting]
Daftar isi
[sembunyikan]
1 Zaman pra-sejarah
2 Zaman pra-kolonial
2.1 Kerajaan Hindu/Buddha
2.2 Kerajaan Islam
3 Zaman kolonial
3.1 Zaman Portugis
3.2 Zaman VOC
3.3 Zaman Belanda
3.4 Zaman Jepang
4 Pranala luar
5 Lihat juga
[sunting] Zaman pra-sejarah
Migrasi manusia purba masuk ke wilayah Nusantara terjadi para rentang waktu antara 100.000 sampai 160.000 tahun yang lalu sebagai bagian dari migrasi manusia purba “out of Africa”. Selanjutnya kira-kira 2000 tahun sebelum Masehi, perpindahan besar-besaran masuk ke kepulauan Nusantara (imigrasi) dilakukan oleh ras Austronesia dari Yunan dan mereka menjadi nenek moyang suku-suku di wilayah Nusantara bagian barat. Mereka datang dalam 2 gelombang kedatangan yaitu sekitar tahun 2.500 SM dan 1.500 SM.
Bangsa nenek moyang ini telah memiliki peradaban yang cukup baik, mereka paham cara bertani yang lebih baik, ilmu pelayaran bahkan astronomi. Mereka juga sudah memiliki sistem tata pemerintahan sederhana serta memiliki pemimpin (raja kecil). Kedatangan imigran dari India pada abad-abad akhir Sebelum Masehi memperkenalkan kepada mereka sistem tata pemerintahan yang lebih maju (kerajaan). Tokoh Dewawarman adalah orang pertama yang memperkenalkan model tata pemerintahan yang lebih maju itu. Dewawarman melanjutkan dan memajukan wilayah kekuasaan tokoh Aki Tirem.
[sunting] Zaman pra-kolonial
[sunting] Kerajaan Hindu/Buddha
Kerajaan Salakanagara
Kerajaan Tarumanagara
Kerajaan Kutai
Kerajaan Sriwijaya
Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh
Kerajaan Kalingga
Kerajaan Keritang
Kerajaan Mataram (Mataram Kuno)
Kerajaan Medang
Kerajaan Kahuripan
Kerajaan Kediri
Kerajaan Kanjuruhan
Kerajaan Janggala
Kerajaan Singasari
Kerajaan Majapahit
Kerajaan Dharmasraya
Kerajaan Pajajaran
Kerajaan Blambangan
Kerajaan Sailendra
Kerajaan Sanjaya
Kerajaan Isyana
Kerajaan Negara Daha
Kerajaan Negara Dipa
Kerajaan Tanjung Puri
Kerajaan Nan Sarunai
Kerajaan Kuripan
Kerajaan Tulang Bawang
[sunting] Kerajaan Islam
Kepaksian Sekala Brak
Kesultanan Aceh
Kesultanan Asahan
Kerajaan Kemuning
Kerajaan Batin Enam Suku
Kerajaan Indragiri
Kesultanan Banten
Kesultanan Bima
Kesultanan Bulungan
Kesultanan Buton
Kesultanan Cirebon
Kesultanan Lingga-Riau
Kesultanan Deli
Kesultanan Dompu
Kesultanan Demak
Kesultanan Gowa
Kesultanan Jambi
Kesultanan Kota Pinang
Kesultanan Kutai
Kesultanan Langkat
Kesultanan Pajang
Kesultanan Mataram
Kesultanan Kartasura
Kesultanan Pagaruyung
Kesultanan Palembang
Kesultanan Pontianak
Kesultanan Samawa
Kesultanan Sambas
Kesultanan Serdang
Kesultanan Siak Sri Inderapura
Kerajaan Tanjungpura
Kesultanan Ternate
Kesultanan Tidore
Kerajaan Sumedang Larang
Kasunanan Surakarta
Kasultanan Yogyakarta
Mangkunagaran
Kadipaten Paku Alaman
Kesultanan Malaka
Kerajaan Pasai
Kesultanan Banjarmasin
Kesultanan Perlak
Kesultanan Pasir
Kesultanan Kotawaringin
Kerajaan Pagatan
Kerajaan Tidung
Kerajaan Sambaliung
Kerajaan Gunung Tabur
Kesultanan Mempawah
Kesultanan Kubu
[sunting] Zaman kolonial
[sunting] Zaman Portugis
[sunting] Zaman VOC
[sunting] Zaman Belanda
[sunting] Zaman Jepang
[sunting] Pranala luar
Kronologi Online Sejarah Indonesia
[sunting] Lihat juga
Sejarah Sunda
Sejarah Jawa
( Sejarah Indonesia


